HOME

Rabu, 08 April 2020

Malam Nisfu Sya'ban





Oleh : Syaikh Wahid bin Abdissalam Bali Hafidzahullah


قال زيد بن أسلم: ما أدركنا أحداً من مشيختنا ولا فقهائنا يلتفتون إلى النصف من شعبان، ولم ندرك أحداً منهم يذكر حديث مكحول، ولا يرون لها فضلاً على ما سواها من الليالي
.
Zaid bin Aslam berkata : Aku belum mendapati satupun Masyayikh kami, Para Fuqaha' kami memperhatikan (dengan khusus) malam Nisfu Sya'ban, Dan aku juga belum mendapati seoranpun dari mereka (salaf/Masyayikh dan Fuqoha') menyebutkan hadist Makhul, dan mereka tidak melihat bahwa malam nisfu sya'ban mempunyai sebuah keutamaan dari malam yang lainnya (sama saja dengan malam yang lain).

قال الحافظ ابن دحية: قال أهل التعديل والتجريح: ليس في حديث النصف من شعبان حديث يصح
Al-Hafidz Ibnu Dahiyah berkata:
Ahlu Ta'dil wa Tajrih (Jarh wa Ta'dil) berkata : Tidak ada hadist yang shahih tentang (keutamaan) malam Nisfu Sya'ban.

(الباعث على إنكار البدع والحوادث لأبي شامة ص 33)


قال ابن رجب: وفي فضل ليلة نصف شعبان أحاديث متعددة، وقد اختُلف فيها، فضعفها الأكثرون
Ibnu Rajab berkata : Ada hadist yang banyak tentang keutamaan malam Nisfu Sya'ban, banyak diperselisihkan (antara shahih dan dhoif) dan banyak sekali yang lemah

(لطائف المعارف ص136)

قال النجم الغيطي في صفة إحياء ليلة النصف من شعبان بجماعة: إنه قد أنكر ذلك أكثر العلماء من أهل الحجاز، منهم عطاء وابن أبي مليكة، وفقهاء المدينة وأصحاب مالك، وقالوا: ذلك كله بدعة، ولم يثبت في قيامها جماعة شيء عن النبي صلى الله عليه وسلم ولا عن أصحابه.
An-Najm Al-Ghoity berkata mengenai tata cara menghidupkan malam nisfu sya'ban secara berjama'ah, hal ini telah diingkari oleh kebanyakan para Ulama' dari Penduduk Hijaz (Makkah, Madinah, Yaman dan Thaif), diantaranya adalah Atha' Ibnu Abi Mulaikah, Fuqaha' penduduk Madinah, Simpatisan Madzhab Malik. Mereka berkata : Itu semua (Menghidupkan secara khusus malam nisfu Sya'ban) adalah Bid'ah. Tidak pernah dinukil sedikitpun untuk dari Nabi salallahu alaihissalam dan para sahabatnya yang melakukan Shalat Malam secara Jama'ah (pada Malam Nisfu Sya'ban)

(السنن والمبتدعات للشقيري ص 144)

Diterjemahkan oleh : Abu Yusuf Akhmad Ja'far

*Tambahan  :

Jalani malam Nisfu Sya'ban seperti malam-malam biasanya,, Shalat Malam (Tahajjud), baca Al-Qur'an dan amalan taat yang lain. Intinya tidak menganggap ada yg istimewa pada malam itu ( atau menyakini ada keutamaan khusus ), cukupkanlah dengan apa yang telah ditunjukkan Nabi. Jangan suka bikin kreasi dalam ibadah...karena Ibadah bukan seperti modif sepeda motor yang bisa di apain aja semaunya.
bnu Mas'ud berkata :

اتبعوا و لا تبتدعوا فقد كفيتم
"Ikutilah sunnah, jangan buat-buat bid'ah, karena kalian sudah tecukupi (dengan sunnah yang datang dari Nabi salallahu 'alaihissalam. (Lihat kitab Lu'matul I'tiqod Ibnu Qudamah)
Semoga Allah selalu memberikan hidayah kepada kita. Dan memberikan kita kemudahan untuk menghidupkan malam diseluruh bulan Sya'ban (ataupun bulan yang lain pada umunya), untuk persiapan menuju bulan Ramadhan yang penuh dengan ampunan Allah.


Mesir, 12 Sya'ban 1438 H


Diambil dari akun FB

الشيخ وحيد بن عبد السلام بالى حفظه الله


Barokallahu Fikum




0 komentar:

Posting Komentar