HOME

Selasa, 14 April 2020

Fiqh Puasa Kitab Ar-Risalah Al-Jamiah wat Tadzkiroh An-Nafiah 1


Silsilah Ngaji #Fiqh Syafii#
Oleh : Abu Yusuf Akhmad Ja'far
Muqoddimah
Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Ta’ala telah di berikan kesempatan untuk belajar dan mengkaji Al-Quran dan Sunnah melalui pemahaman para sahabat dan ulama robbani.
Setelah mengkaji kitab Safinatun Najah Bab Puasa dari serial 1-6 (khatam Bab puasa), kita mencoba mengkaji lagi Bab Puasa di kitab lain yang tidak kalah menarik dengan kitab sebelumnya.
Panduan kali ini adalah Kitab Ar-Risalah Al-Jamiah wat Tadzkiroh An-Nafiah karya Habib Ahmad bin Zen Alawi Al-Habasy Rahimahullah Ta'ala
Meskipun secara pembahasan masih luas di Safinatun Najah, tapi dikitab ini ada hal penyempurna dari kitab Safinatun Najah disisi penyebutan hal hal yang membuat pahala puasa menjadi sempurna.
Sekilas tentang kitab ini, bahwa kitab ini adalah kitab fiqh sekaligus aqidah dan akhlak. Tentunya kitab ini untuk pemula seperti kita, karena pembahasannya tidak mendetail, hanya point point penting saja yang di sebutkan oleh mualif di setiap babnya.
In syaa Allah hanya dengan 3 serial kita akan menamatkan Bab Puasa dalam kitab ini. Sudah berkali-kali kami mengkaji kitab ini hingga khatam di beberapa kota, oleh karenanya perlu di murojaah kembali agar ilmunya bermanfaat. Walillahilhamd
Kitab ini di awali dengan pembahasan Aqidah, lalu Fiqh (Thaharoh-Haji), lalu di tutup tentang akhlak. Kitab ini ada pada abad 12, jadi usianya sekarang sudah 3 abad kurang lebih.
Kitab ini punya syuruhat diantaranya
-Al-Anwar Al-Lami'ah wa At-Tatimmati Al-Wasiah karya Syaikh Abdullah Baswedan
- Al-Budur Ath-Thaliah karya Dr. Ahmad Yusuf Nisf
-Ad-Dilalah An-Nafiah karya Syaikh Sholih Bama'mad Hafidzahullahu Ta’ala
Dll
Semoga dengan mengkaji kitab-kitab pemula, menjadikan kita semakin sadar. Bahwa belajar itu butuh bertahap, dan menjadikan kita berhati-hati dalam berbicara tentang ilmu.
Bertahap dalam belajar merupakan keniscayaan dalam menuntut ilmu. Terutama dalam fiqh. Sebelum kita berenang ke dalam samudra fiqh yang banyak sekali khilafnya, maka perlu kita kuatkan dulu pondasi, agar bangunan tidak rapuh.
Dengan belajar bertahap, semoga kita terhindar dari segala macam fitnah-fitnah di dunia nyata atau dunia maya. Karena fitnah itu kalau diikuti, akan mematikan hati, lebih baik di palingkan dengan mengkaji kitab-kitab ulama secara runut. Allahu Mustaan
Syaikhuna Sholih Al-Ushoimi dalam kitab Khulashoh Ta'dzimil Ilmi di point 8, beliau memberi judul
لزوم التأني في طلبه، وترك العجلة
" Menunut Imam itu dengan perlahan, bukan dengan terburu-buru"

Pembahasan di serial 2&3
2. Makna Puasa, Rukun dan Pembatalnya
3. Kesempurnaan Puasa dan yang berkaitan dengannya (Khatam).

Semoga Allah mudahkan segala urusan kita semua dan semoga kita istiqomah hingga ajal menjemput.

Madinah, 03 Sya'bab 1441 H

0 komentar:

Posting Komentar